KONSEP TAZKIYYAH DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (Kajian Tematik)

Karnita Sartina, MA

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Sistem pendidikan nasional kita sekarang, kelihatannya lebih mengarah pada pemberian ilmu pengetahuan  (transfer of knowledge), sementara penanaman moral (tansfer of value) ke dalam diri peserta didik masih terlihat kurang. Salah satu upaya untuk menginternalisasikan nilai moral ke dalam diri peserta didik dapat dilakukan dengan melalui konsep tazkiyyah. Konsep pendidikan berbasis tazkiyyah ini merupakan salah suatu konsep pendidikan yang terdapat dalam al-Qur‘ān yang bertujuan untuk pensucian hati (qalb) terhadap noda dan dosa. Hal ini sangat sesuai dengan tujuan pendidikan Islam yakni membentuk pribadi peserta didik yang beriman dan bertaqwa serta mampu menghindari diri dari segala perbuatan dosa dengan cara melakukan ibadah kepada Allah Swt. Untuk mengimplementasikan dalam proses pembelajaran dapat dilaksanakan dengan melalui pendekatan imānī, rasional, emosional dan fungsional di samping pendekatan lainnya dengan melalui metode uswah, amsāl, sawb dan ‘iqab, maw‘izah dan cerita. 

 

Kata Kunci : Konsep Tazkiyah dan Pendidikan Islam


Full Text:

PDF

References


Muhadjir, Noeng. (1998). Ilmu Pendidikan dan Perubahan Sosial: Suatu Teori Pendidikan Yogyakarta: Rake Serasin.

M. Nasir Budiman, Ilmu Pendidikan-II, (Banda Aceh: Fakultas Tarbiyah, 2000), hal. 2.

Djamaluddin Ancok. “Memahami Kebermaknaan Hidup,” Jurnal Khas Tasawuf, Nomor 09, Tahun II, 2002, hal. 72.

Muhammad Fu’ād ’Abdul Baqī. al-Mu’jam al-Mufahras lī Alfaz al-Qur’ān al-Karīm, (Bairut: Dār al-Fikr, 1987), hal. 551.

‘Abdul Mujib dan Yūsuf Mudhakir, Nuansa-nuasa Psikologi Islam, (Jakarta: Raja Grapindo Persada, 2001.

Imam Bukhārī, Ṣaḥīh Bukhārī, Juz. I, (Semarang: Thoha Putra, t.t.), hal. 19.

Louis Ma’lūf, al-Munjīd fī al-Lughah wa al-‘Alām, (Bairūt: Dār al-Masyrik, 1992), hal. 303.

M. Chalis, “Konsep Tazkiyyah serta Implikasinya Terhadap Proses Belajar Mengajar Subyek Didik: Kajian Terhadap Potensi Tazkiyyah Menurut Perspektif al-Qur‘ān,“ Tesis (Banda Aceh, PPs. IAIN Ar-Raniry, 2000), hal. 15.

M. Nasir Budiman, “Pendidikan Moral Qur’āni, Strategi Belajar Mengajar dan Evaluasi pada MAN se-Daerah Istimewa Aceh,” Disertasi, (Yogyakarta, IAIN Sunan Kalijaga, 1996), hal. 32-36.

M. Nasir Budiman, “Pendidikan Tinjauan Makro dan Mikro Pedagogik Pengembangan Guru: Integrasi Filosofi Islam ke dalam Bidang Studi Umum,” Semiloka Pendidikan di Aceh, Fakultas Tarbiyah, 2001, hal. 9.

Abdurrahman Salīh ‘Abdullāh, Landasan dan Tujuan Pendidikan Menurut al-Qur‘ān serta Implementasinya, (Bandung: Diponegoro, 1991), hal. 118-119

M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 1993), hal. 92.

Hasan Langhulung, Kreativitas dan Pendidikan Islam; Analisis Psikologi dan Filsafat, (Filsafat: Rineka Cipta, 1991), hal. 197.

Jalaluddin dan Uthman Said, Filsafat Pendidikan Islam (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1994), hal. 38.

Abdurrahman al-Nahlawī, Prinsip-prinsip dan Metode Pendidikan Islam, (Bandung: Diponegoro, 1989), hal. 366.

Tahyar Yūsūf dan Saiful Anwar, Metodologi Pengajaran Agama dan Bahasa ‘Arab, (Jakarta: Raja Grafindo, 1995), hal. 40.


Refbacks



Dikelola oleh STAI TAPAKTUAN @2019