KORELASI ANTARA AKTIVITAS SHALAT BERJAMAAH DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMPN 1 SAMADUA, ACEH SELATAN

Edi Saffan, Gusti Randa

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara aktivitas shalat berjamaah dengan pembentukan karakter religius siswa di SMPN 1 Samadua, Aceh Selatan. Pendidikan karakter, terutama dalam konteks religius, memegang peran penting dalam membentuk kepribadian siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Shalat berjamaah dipilih sebagai fokus penelitian karena keutamaannya dalam Islam, baik dari segi spiritual maupun sosial, serta kemampuannya dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan ketakwaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), bidang kurikulum, waka kesiswaan, serta siswa, serta analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan shalat berjamaah di SMPN 1 Samadua telah berhasil menanamkan karakter religius siswa, yang tercermin dalam kedisiplinan waktu shalat, keteraturan berwudhu, keberanian menjadi muadzin, kebiasaan membaca Al-Qur’an, budaya silaturahmi pasca shalat, dan kejujuran dalam ibadah. Dukungan guru PAI dan lingkungan sekolah yang kondusif menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program ini. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas dan perilaku siswa yang belum sepenuhnya disiplin, pembiasaan shalat berjamaah terbukti efektif dalam membentuk karakter religius siswa. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi kegiatan keagamaan dalam kurikulum sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.

Full Text:

PDF

References


Abdul Rachman Shaleh, Pendidikan Agama dan Pembangunan Watak Bangsa, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005.

Akhmad Muhaimin Azzet, Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia: Revitalisasi Pendidikan Karakter Terhadap Keberhasilan Belajar dan Kemajuan Bangsa (Jogjakarta: Ar- Ruzz Media, 2013).

Anwar Hafid, et al., Konsep Dasar Ilmu Pendidikan (Bandung: Alfabeta, 2014)

Asmaun Sahlan, Mewujudkan Budaya Religius di sekolah (Malang: UIN Maliki Press, 2010)

Departemen Agama, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Semarang: Toha Putera, 1989.

Fatchul Mu‟in, Pendidikan Karakter: Kontruksi Teoritik dan Praktik.

Fathurrohman, Muhammad. Budaya Religius dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Yogyakarta: Kalimedia, 2015.

Heri Gunawan, Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi (Bandung: Alfabeta, 2014)

Imam Musbikin, Rahasia Shalat kusyu’, (Yogyakarta: Mitra Pustaka, 2007)

Isnatin Ulfa, Fiqih Ibadah: Menurut Al-quran, Sunnah, dan Tinjauan Berbagai Madzhab (Ponorogo: STAIN PO PRESS, 2009)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan » Republik Indonesia (kemdikbud.go.id)

Lexy, J Moleong, Metode Penelitian Kualitatif (Bandung:Remaja Rosda Karya, 2005)

Mohamad Mustari, Nilai Karakter Refleksi Untuk Pendidikan (Depok: PT Rajagrafindo Persada, 2017)

Muchlas Samani dan Harianto, Konsep dan Model Pendidikan Karakter.

Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy, Pedoman Shalat: edisi lengkap

Munawir, Kamus Arab-Indonesia, Edisi II (Surabaya: Pustaka Progresif, 1997), h. 792.

Siti Julaiha, “Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran,” Dinamika Ilmu, 2 (STAIN Samarinda: 2014)

Sri Narwanti, Pendidikan Karakter (Yogyakarta: Familia, 2014)

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2015)

Syaik Sayyid Sabiq, Fiqih Shoat, (Bandung: Penerbit Jabal, 2009)

Umar Sidiq dan Moh. Miftahul Choiri, Metode Penelitian Kualitatif di BidangPendidikan (Ponorogo: CV. Nata Karya, 2019)

Wayan Suwendra, Metodologi Penelitian Kualitatif: Dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan, dan Keagamaan (Bedung: Nilacakara, 2018 )


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dikelola oleh STAI TAPAKTUAN @2019