ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS TINGGI DI SD NEGERI TEUPIN GAJAH

Karnita Sartina, Gusva Heriza

Abstract


Membaca merupakan keterampilan fundamental yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa di semua mata pelajaran. Namun, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami keterlambatan membaca, termasuk pada tingkat kelas tinggi. Hasil pengamatan di SD Negeri Teupin Gajah menunjukkan bahwa sekitar 10% siswa kelas tinggi masih menghadapi kesulitan membaca permulaan. Kondisi ini menjadi masalah serius karena keterampilan membaca permulaan seharusnya telah dikuasai sejak kelas rendah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor penyebab keterlambatan membaca permulaan dan solusi yang diberikan guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek 12 siswa kelas tinggi yang mengalami keterlambatan membaca, terdiri atas 4 siswa kelas IV A, 5 siswa kelas IV B, dan 3 siswa kelas V, serta guru yang mengajar di kelas tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan membaca disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya motivasi, minat membaca yang rendah, serta kesulitan berkonsentrasi. Sementara itu, faktor eksternal meliputi pengaruh lingkungan bermain, minimnya dukungan keluarga, kurangnya perhatian guru, serta keterbatasan fasilitas bacaan. Solusi yang diterapkan guru antara lain memberikan jam tambahan membaca, menempatkan siswa bersama teman yang lebih mahir, menyediakan bahan bacaan sederhana, serta memberi penghargaan berupa hadiah untuk meningkatkan motivasi siswa. Kesimpulannya, keterlambatan membaca permulaan pada siswa kelas tinggi dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif guru, orang tua, dan sekolah dalam menciptakan budaya membaca yang konsisten agar keterampilan literasi siswa dapat berkembang optimal.

References


Abdul Fattah Nasution. Metode Penelitian Kualitatif. Cet. pertama. (Bandung: CV Harfa Creative,

Sujiono, Pengantar Statistik Pendidikan, (Jakarta: Rajawali Pers, 2010)

Giri Prawiyogi, dkk. Penggunaan Media Big Book untuk Menumbuhkan Minat Baca Siswa di Sekolah

Dasar. Jurnal Basicedu. Vol, 5 No 1. Tahun 2021.

Nidaur Rohmah. “Belajar dan Pembelajaran (Pendidikan dasar)”. Jurnal Cendekia. Vol 09, No. 02.

Basrowi dan Suwandi, Prosedur Penelitian Tindakan kelas, (Bogor: Ghlmia Indonesia, 2008),

Dalman, Keterampilan Membaca, (Jakarta, Rajawali Pers, 2014)

Erwin Harianto. “Keterampilan Membaca dalam Pembelajaran Bahasa”. Jurnal DIDAKTIKA. Vol. 9,

No. 1

Farida, R. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Membaca pada Siswa Sekolah Dasar”.

Jurnal Pendidikan Dasar, Vol. 7, No. 2, 2016

Hilda Melani Purba, dkk. “Aspek-aspek Membaca dan Pengembangan dalam Keterampilan

Imam Suprayogo, Metodologi Penelitian Sosial-Agama, cet. Kedua, (Bandung: Remaja Rosdakarya,

Jeni Fitria, “”Strategi Guru dalam Mengatasi Keterlambatan Membaca Permulaan di SDN 02 Tugu

Harum”, Jurnal Alacrity, Vol. 3 No. 1

Masykuri, Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I MI Pesantren Pembangunan

Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Tahun 2017/2018. Skripsi (Semarang

UIN Walisongo Semarang, 2019).

Masykuri, Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I MI Pesantren Pembangunan

Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Tahun 2017/2018. Skripsi (Semarang

UIN Walisongo Semarang, 2019).

Mila Lisnadiani Iswanda. “Analisis Tugas dan Kemampuan Seorang Guru Kelas Dalam Menyikapi

Perbedaan Karakter Siswa Sekolah Dasar”. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan

Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia. Vol. 2, No.3

Mimi Ratna Juita, “Analisis Keterlambatan Lancar Membaca Siswa Kelas II di Sekolah Dasar Negeri

Kota Bengkulu.” Skripsi Mahasiswa PGMI, Fakultas Tarbiyah dan Tadris, UIN Fatmawati

Sukarno Bengkulu, 2023.

Rahim, F. Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. (Jakarta: Bumi Aksara, 2011).

Rika Partikasari, Dkk. “Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan dengan menggunakan

Metode Bermain Flash Card SUBACA di Paud Al-Anisa Bentiring Kota Bengkulu”. Al-Athfaal:

Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 1, No. 2

Rumidjan dkk, “Pengembangan Media Kartu untuk Melatih Keterampilan Membaca Permulaan

Pada Siswa Kelas I” Jurnal Basicedu, Vol 6 No 4, 2022

Setiawan, M. Andi. Belajar dan Pembelajaran. (Sidoarjo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2017).

Slameto. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta, 2010).

Sudaryono, Metode Penelitian Pendidikan, ( Jakarta: Kencana 2020)

Sugiono, metode penelitian manajemen pendekatan kuantitatif. kualitatif, kombinasi, penelitian

tindakan, penelitian evaluasi. ( Bandung: Alfabeta, 2018)

Tarigan, H. G. Membaca: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. (Bandung: Angkasa, 2008).

Uci Sugiarti. “Pentingnya Pembinaan Kegiatan Membaca sebagai Implikasi Pembelajaran Bahasa

Indonesia”. Jurnal Basastra. Vol. 1, No. 1

https://www.medicelle.co.id/kenali-7-tanda-tanda-anak-terlambat-membaca/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dikelola oleh STAI TAPAKTUAN @2019