PENDIDIKAN BERBASIS ADIL GENDER (Solusi dan Pemecahannya)
Abstract
Pendidikan berbasis gender merupakan strategi dasar pemberdayaan (empowerment) perempuan, bukan untuk menciptakan perempuan lebih unggul atau meningkatkan status dari pria, melainkan pentingnya meningkatkan kemandirian, kekuasaan dan partisipasi perempuan, sehingga tidak mendominasi satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, Pemerintah, swasta, dan pemerhati gender diharapkan dapat bekerja lebih baik dan lebih efektif dalam memproduksi kebijakan-kebijakan publik yang adil dan responsif gender kepada rakyat (perempuan dan laki-laki). Dengan Kesetaraan gender , akan mengantar kepada tercapainya kesetaraan dan keadilan gender, serta dapat meningkatkan akuntabilitas pemerintah terhadap rakyatnya.
Kata Kunci : Pendidikan dan Gender
Full Text:
PDFReferences
Umār, Nasaruddin. (1999). Argumen Kesetaraan Jender Perspektif al-Qur’ān, Cet. I, Jakarta: Paramadina.
Bashin, Kamla. (2001). Menggugat Patriarkhi Pengantar tentang Persoalan Dominasi terhadap Kaum Perempuan. Jogjakarta: Kalyanamitra.
Echols, J. M. dan Shadily, Hassan. (1990). Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: Gramedia.
Fakih, Mansour. (1996). Menggeser Konsepsi Gender danTransformasi Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hasyim, Syafiq. (2011). Hal-hal yang Tak Terpikirkan Tentang Isu-Isu Keperempuanan dalam Islam, Bandung: Mizan.
Muchtar, Yanti & Pulu, Lily (ed.) (2006). Modul Pendidikan Adil Gender untuk Perempuan Marginal, cet. I. Jakarta: KAPAL Perempuan.
Verdiansyah, Chris dan Suhanda Irwan (ed.). (2006). Gadis Arivai; Feminisme Sebuah Kata Hati Jakarta: Kompas Media Nusantara.
Refbacks
Dikelola oleh STAI TAPAKTUAN @2019